Kelas Pemula: Belajar Saham dari Nol

🟢 Kelas Pemula · 8 lesson + Final Challenge

Kelas Pemula: Belajar Saham dari Nol

Target: “Ah, sekarang saya mengerti.”

Mulai belajar
  1. 1. Dasar Saham: Apa yang Sebenarnya Anda Beli?Kepemilikan, cara untung, lot, IHSG, sampai bagaimana order Anda diproses bursa.
    • Menjelaskan saham sebagai bukti kepemilikan perusahaan, bukan sekadar angka yang naik-turun.
    • Menghitung modal untuk membeli sejumlah lot, termasuk biaya transaksi.
    • Membedakan capital gain dan dividen, serta memahami market cap.
    • Memahami bid/offer, T+2, dan batas ARA/ARB.
  2. 2. Bagaimana Harga Saham Terbentuk?Supply & demand, antrean bid/offer, likuiditas, dan volume — mesin di balik setiap pergerakan harga.
    • Menjelaskan kenapa harga naik atau turun dari sisi pembeli dan penjual.
    • Membaca order book dan menghitung harga rata-rata saat order "memakan" beberapa antrean.
    • Membedakan saham likuid dan tidak likuid, serta risikonya.
    • Memahami arti volume dan nilai transaksi.
  3. 3. Membaca Perusahaan: Laba Rugi, Neraca, Arus KasTiga laporan keuangan dengan bahasa warung — dari pendapatan sampai uang yang benar-benar masuk.
    • Mengurutkan pendapatan → laba kotor → laba usaha → laba bersih.
    • Memahami neraca: aset = liabilitas + ekuitas.
    • Membedakan laba dengan arus kas, dan kenapa keduanya bisa berbeda.
    • Menemukan tanda bahaya sederhana di laporan keuangan.
  4. 4. Fundamental Dasar: 9 Rasio yang Wajib DikenalROE, ROA, DER, NPM, EPS, PER, PBV, dividend yield, dan pertumbuhan — dihitung dari satu contoh perusahaan.
    • Menghitung 9 rasio dasar dari laporan keuangan sederhana.
    • Menjelaskan arti tiap rasio dengan bahasa sendiri.
    • Mengetahui patokan kasar dan kapan patokan itu tidak berlaku.
    • Melihat rasio sebagai satu kesatuan, bukan angka tunggal.
  5. 5. Valuasi Dasar: Murah Belum Tentu MurahPER, PBV, EV/EBITDA, dividend yield, perbandingan dengan pesaing dan dengan masa lalu.
    • Menilai mahal-murah saham dengan tiga cara: pesaing, sejarah, dan imbal hasil.
    • Menghitung EV dan EV/EBITDA sederhana.
    • Mengenali value trap: saham yang tampak murah tapi memang pantas murah.
    • Memilih metrik valuasi yang cocok untuk jenis perusahaan.
  6. 6. Membaca Chart: Candle, Tren, Support & ResistanceOHLC, timeframe, volume, tren, dan level harga penting — dasar semua analisa teknikal.
    • Membaca satu candle: open, high, low, close.
    • Memilih timeframe sesuai lama pegang.
    • Mengenali tren naik, turun, dan sideways.
    • Menandai support dan resistance sederhana.
  7. 7. Teknikal Dasar: Indikator, Breakout, PullbackMoving average, RSI, MACD, volume — dan kenapa indikator tidak boleh dipakai sendirian.
    • Menghitung dan membaca moving average sederhana.
    • Memahami RSI dan MACD sebagai pengukur momentum.
    • Membedakan setup breakout, pullback, dan reversal.
    • Menjelaskan keterbatasan indikator.
  8. 8. Risk Management Dasar: Cara Bertahan di PasarCut loss, risk/reward, ukuran posisi, diversifikasi, dan drawdown.
    • Menentukan stop loss yang logis sebelum membeli.
    • Menghitung risk/reward dan jumlah lot berdasarkan risiko.
    • Memahami kenapa rugi besar sulit dipulihkan.
    • Menyusun portofolio yang tidak bergantung pada satu saham.
  9. Final Challenge: Analisis Satu Saham dari Nol