Kelas Advance: Membangun Edge

🔴 Kelas Advance · 12 lesson + Final Challenge

Kelas Advance: Membangun Edge

Target: “Sekarang saya bisa membuat hipotesis dan menguji apakah ia punya edge.”

Mulai belajar
  1. 1. Market Regime: Strategi yang Benar di Cuaca yang Salah Tetap RugiBull, bear, sideways, volatilitas tinggi/rendah, risk-on/risk-off — dan cara menyesuaikan strategi.
    • Mengklasifikasikan kondisi pasar dari dua sumbu: arah dan volatilitas.
    • Memakai indikator regime yang sederhana dan bisa diuji.
    • Menyesuaikan jenis setup dan ukuran posisi per regime.
    • Menghitung ukuran posisi yang disesuaikan volatilitas.
  2. 2. Advanced Market Structure: BOS & CHoCHStruktur eksternal vs internal, break of structure, change of character, kelanjutan dan pembalikan.
    • Membedakan struktur besar (swing) dan struktur kecil (internal).
    • Mengenali BOS sebagai kelanjutan dan CHoCH sebagai tanda awal perubahan karakter.
    • Menentukan zona minat setelah CHoCH.
    • Menghindari salah baca CHoCH di timeframe yang terlalu kecil.
  3. 3. Liquidity & Market MicrostructureKumpulan stop, liquidity sweep, false breakout, absorption, dan ketidakseimbangan order — sebagai kerangka interpretasi.
    • Menjelaskan kenapa order cenderung menumpuk di level yang jelas.
    • Mengenali pola liquidity sweep dan false breakout.
    • Memahami absorption dan order imbalance dari data yang tersedia.
    • Menggunakan konsep ini tanpa klaim tentang niat pihak tertentu.
  4. 4. Wyckoff: Membaca Fase Akumulasi & DistribusiAccumulation, markup, distribution, markdown — plus spring, upthrust, SOS, dan LPS.
    • Menjelaskan empat fase siklus Wyckoff.
    • Mengenali peristiwa kunci: SC, AR, ST, spring, SOS, LPS, upthrust.
    • Menggunakan Wyckoff sebagai peta kemungkinan, bukan cetakan pasti.
    • Menentukan entry dan invalidation berbasis peristiwa Wyckoff.
  5. 5. AMD: Accumulation, Manipulation, DistributionModel tiga tahap untuk membaca rentang, gerakan palsu, dan gerakan utama — beserta batasannya.
    • Menjelaskan tiga tahap AMD dan hubungannya dengan likuiditas.
    • Mengenali tahap "manipulasi" sebagai gerakan palsu keluar rentang.
    • Menyusun rencana berbasis AMD dengan invalidation.
    • Memahami kenapa AMD harus diuji sebelum dipakai sebagai sistem.
  6. 6. Elliott Wave: Gelombang Impuls & KoreksiPola 5 gelombang, koreksi A-B-C, aturan dasar, dan hubungan Fibonacci — dengan sikap probabilistik.
    • Mengenali struktur impuls 1-2-3-4-5 dan koreksi A-B-C.
    • Menghafal tiga aturan dasar impuls.
    • Menggunakan hubungan Fibonacci yang umum sebagai perkiraan, bukan kepastian.
    • Menyusun skenario utama dan alternatif dengan level batal.
  7. 7. Fibonacci: Area Konfluensi, Bukan Angka AjaibRetracement, extension, level 38,2 / 50 / 61,8, dan cara memakainya bersama alat lain.
    • Menghitung level retracement dan extension dari sebuah swing.
    • Memilih swing yang tepat untuk ditarik.
    • Mencari konfluensi Fibonacci dengan support, struktur, dan MA.
    • Memakai Fibonacci untuk merencanakan, bukan meramal.
  8. 8. Order Flow: Membaca Transaksi di Balik CandleBid/offer, spread, aggressor, imbalance, absorption, likuiditas — dan keterbatasan data di bursa kita.
    • Membedakan order pasif (antre) dan order agresif (menyeberang spread).
    • Menghitung delta sederhana dari data transaksi.
    • Mengenali imbalance dan absorption.
    • Memahami keterbatasan data order flow yang tersedia.
  9. 9. Trading System: Dari Ide ke Aturan yang Bisa DiujiMarket condition → setup → entry → stop → target → position size → exit.
    • Menyusun sistem trading lengkap dalam tujuh komponen.
    • Menulis aturan yang objektif sehingga bisa diuji.
    • Merancang aturan exit dan batas portofolio.
    • Membedakan sistem yang sederhana-kokoh dan yang rumit-rapuh.
  10. 10. Backtesting: Menguji Sistem dengan JujurData historis, aturan entry/exit, biaya, slippage, win rate, rata-rata untung/rugi, expectancy, max drawdown.
    • Menjalankan backtest manual sederhana dari daftar transaksi.
    • Menghitung win rate, rata-rata untung/rugi, expectancy, dan max drawdown.
    • Memasukkan biaya dan slippage ke hasil.
    • Menghindari jebakan backtest yang membuat hasil terlalu indah.
  11. 11. Expectancy & Risk of Ruin: Bertahan Cukup Lama untuk MenangR-multiple, expectancy, rentetan kalah, drawdown, risiko per transaksi, korelasi, dan risiko portofolio.
    • Menghitung expectancy dan memahami artinya dalam rupiah.
    • Memperkirakan peluang rentetan kalah.
    • Menghubungkan risiko per transaksi dengan drawdown dan risk of ruin.
    • Mengelola risiko portofolio yang berkorelasi.
  12. 12. Trading Psychology & Professional ProcessFOMO, revenge trading, overtrading, bias kognitif, jurnal, dan disiplin sebagai sistem.
    • Mengenali tujuh bias dan perilaku yang paling merusak.
    • Merancang aturan pengaman untuk setiap bias.
    • Menjalankan jurnal yang mengukur proses, bukan hanya hasil.
    • Menyusun rutinitas harian, mingguan, dan bulanan.
  13. Final Challenge: Full Trading Hypothesis: Apakah Anda Punya Edge?