Kelas Menengah: Analisa Lebih Tajam
10 lesson + Final Challenge — konsep, visual, contoh angka, latihan, quiz, case study.
🟡 Kelas Menengah · 10 lesson + Final Challenge
Kelas Menengah: Analisa Lebih Tajam
Target: “Sekarang saya bisa menganalisis.”
Mulai belajar- 1. Membaca Laporan Keuangan Lebih DalamSegmen usaha, modal kerja, siklus kas, belanja modal, dan free cash flow.
- Membaca laporan per segmen untuk tahu dari mana laba sebenarnya berasal.
- Menghitung siklus konversi kas (cash conversion cycle).
- Membedakan utang berbunga dengan liabilitas operasional.
- Menghitung free cash flow dan memahami maknanya.
- 2. Kualitas Laba: Berulang atau Sekali Jadi?Laba inti vs laba non-operasional, selisih kurs, penjualan aset, piutang, persediaan, dan arus kas operasi.
- Memisahkan laba berulang (recurring) dari laba sekali jadi (one-off).
- Menghitung laba inti (core profit) dengan menyesuaikan pos non-operasional.
- Menggunakan rasio arus kas operasi ÷ laba bersih sebagai alat cek.
- Mengenali tanda bahaya di piutang dan persediaan.
- 3. Growth & Profitability: Tumbuh dengan SehatPertumbuhan pendapatan & laba, margin melebar/menyempit, ROE, ROIC, dan operating leverage.
- Membedakan pertumbuhan pendapatan, laba, dan margin.
- Menjelaskan operating leverage dan dampaknya ke laba.
- Menghitung ROIC dan membandingkannya dengan biaya modal.
- Menilai apakah pertumbuhan menciptakan nilai.
- 4. Valuasi Lebih Dalam: Dari Multiple sampai DCFForward PER, PEG, EV/EBITDA, perbandingan historis & pesaing, dan konsep discounted cash flow.
- Membedakan trailing PER dan forward PER.
- Menghitung PEG dan EV/EBITDA lalu menafsirkannya.
- Memahami logika DCF dan sensitivitas asumsinya.
- Menggabungkan beberapa metode menjadi rentang harga wajar.
- 5. Competitive Advantage: Parit Pelindung BisnisPricing power, merek, distribusi, network effect, switching cost, keunggulan biaya, dan regulasi.
- Menyebutkan tujuh sumber keunggulan bersaing (moat).
- Menguji pricing power dengan angka.
- Membedakan moat yang nyata dari cerita pemasaran.
- Menghubungkan moat dengan ROIC dan valuasi.
- 6. Market Structure: HH, HL, LH, LLMembaca arah dari susunan puncak dan lembah — termasuk break of structure, kelanjutan, dan pembalikan.
- Melabeli swing high dan swing low sebagai HH, HL, LH, atau LL.
- Menentukan tren naik, turun, atau sideways dari struktur.
- Mengenali break of structure (BOS) sebagai tanda kelanjutan.
- Mengenali tanda awal pembalikan dan menentukan titik batal (invalidation).
- 7. Support, Resistance & Price ActionLevel horizontal, high/low sebelumnya, konsolidasi, breakout, retest, breakout gagal, dan pergantian peran level.
- Menggambar level support/resistance yang relevan.
- Membedakan breakout yang berhasil dan yang gagal.
- Memanfaatkan retest sebagai titik masuk berisiko rendah.
- Memahami pergantian peran: resistance menjadi support dan sebaliknya.
- 8. Volume & Momentum: Membaca Tenaga di Balik HargaHubungan harga-volume, konfirmasi, volume klimaks, akumulasi, distribusi, dan divergence.
- Membaca empat kombinasi harga-volume.
- Mengenali volume klimaks dan maknanya.
- Membedakan pola akumulasi dan distribusi berbasis data.
- Menggunakan divergence sebagai peringatan, bukan sinyal tunggal.
- 9. Multi-Timeframe Analysis: Dari Peta ke DetailHarian, 1 jam, 15 menit, 5 menit — analisa top-down dan konteks timeframe besar.
- Menjalankan analisa top-down tiga lapis.
- Memilih kombinasi timeframe sesuai gaya trading.
- Menangani sinyal yang bertentangan antar timeframe.
- Memahami dampak timeframe pada jarak stop dan ukuran posisi.
- 10. Membuat Trading Plan yang Bisa DieksekusiBias, timeframe, setup, entry, stop loss, target, R:R, invalidation, dan ukuran posisi dalam satu halaman.
- Menulis trading plan lengkap untuk satu saham.
- Menentukan invalidation yang objektif.
- Menghitung R:R dan ukuran posisi dari rencana.
- Menentukan kapan rencana dieksekusi, diubah, atau dibatalkan.
- Final Challenge: Final Case Study: Bandingkan Dua Saham